|
JAKARTA - Nasib Golkar di koalisi ditengarai tengah berada di ujung tanduk. Pasalnya, Golkar dengan lantang menyebut nama Boediono yang merupakan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai orang yang bertanggungjawab dalam pengambilan kebijakan dana talanganBank Century
Namun, hal itu ditepis Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini justru optimis perceraian dengan SBY tidak akan terjadi. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengumpamakannya dengan pernikahan yang sah. Jika ingin menceraikan pasangannya, prosesnya tidak mudah dan harus melalui Pengadilan Agama. "Koalisi ini bukan nikah siri. Kami ada surat nikahnya. Kalau mau cerai harus melalui Pengadilan Agama, masak mau ditinggal langsung," kata Idrus di Gedung DPR, Kamis (25/2/2010). Perkataan Idrus ini keluar menanggapi pernyataan Sekjen Partai Demokrat yang mengaku akan mengevaluasi mitra-mitra koalisinya yang dianggap 'selingkuh'. Menurut Idrus, penyikapan yang tidak arif atas sikap Golkar di Pansus, harus dengan arif dan bijaksana. Pasalnya, apa yang dilakukan Golkar adalah bagian dari komitmen yang disepakati dalam kontrak politik bersama SBY yaitu membangun pemerintahan yang bersih. "Partai Golkar tidak ada niat untuk keluar dari koalisi, justru kita ingin memperkuat. Pengungkapan Bank Century ini berdasarkan visi koalisi yang ingin membangun pemerintahan yang bersih. Kalau kita dibilang memperlemah apa logikanya," tegas Ketua Pansus Century ini. Pernyataan yang emosional dan meledak-ledak, kata Idrus tidak akan menyelesaikan masalah. "Makanya perlu klarifikasi, kalau nikah siri bisa ditinggal langsung," pungkasnya JAKARTA - Nasib Golkar di koalisi ditengarai tengah berada di ujung tanduk. Pasalnya, Golkar dengan lantang menyebut nama Boediono yang merupakan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai orang yang bertanggungjawab dalam pengambilan kebijakan dana talangan Bank Century. Namun, hal itu ditepis Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini justru optimis perceraian dengan SBY tidak akan terjadi. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengumpamakannya dengan pernikahan yang sah. Jika ingin menceraikan pasangannya, prosesnya tidak mudah dan harus melalui Pengadilan Agama. "Koalisi ini bukan nikah siri. Kami ada surat nikahnya. Kalau mau cerai harus melalui Pengadilan Agama, masak mau ditinggal langsung," kata Idrus di Gedung DPR, Kamis (25/2/2010). Perkataan Idrus ini keluar menanggapi pernyataan Sekjen Partai Demokrat yang mengaku akan mengevaluasi mitra-mitra koalisinya yang dianggap 'selingkuh'. Menurut Idrus, penyikapan yang tidak arif atas sikap Golkar di Pansus, harus dengan arif dan bijaksana. Pasalnya, apa yang dilakukan Golkar adalah bagian dari komitmen yang disepakati dalam kontrak politik bersama SBY yaitu membangun pemerintahan yang bersih. "Partai Golkar tidak ada niat untuk keluar dari koalisi, justru kita ingin memperkuat. Pengungkapan Bank Century ini berdasarkan visi koalisi yang ingin membangun pemerintahan yang bersih. Kalau kita dibilang memperlemah apa logikanya," tegas Ketua Pansus Century ini. Pernyataan yang emosional dan meledak-ledak, kata Idrus tidak akan menyelesaikan masalah. "Makanya perlu klarifikasi, kalau nikah siri bisa ditinggal langsung," pungkasnya
|