header image
Pejabat Fungsional-Struktural

Halaman Utama
Home
Visi dan Misi
Kekuasaan Peradilan
Yurisdiksi
Struktur Organisasi
Kontak Layanan
S.O.P
Perkara Tk. Pertama
Berperkara Tk. Banding
Berperkara Tk. PK
Pengembalian Sisa Panjar
Transparansi
DIPA TAHUN 2010
Realisasi Anggaran
Biaya Panggilan
Keuangan Perkara
Info Perkara
Statistik Perkara
Perkara Diterima
Perkara Diputus
Galeri Putusan
Panggilan Ghoib
Jadwal Sidang
Info Artikel
Artikel Islam
Artikel Hukum
Seputar IT
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini84
mod_vvisit_counterHari Kemarin132
mod_vvisit_counterMinggu ini661
mod_vvisit_counterBulan ini491
mod_vvisit_counterJumlah9097
Advertisement
Home
Badilag Serius Jajaki Kerja Sama dengan LIPIA PDF Print E-mail
Written by Muhammad Thamrin   
Thursday, 17 June 2010

Badilag Serius Jajaki Kerja Sama dengan LIPIA

Sample Image
AKRAB. Dirjen Badilag dan Direktur LIPIA berbincang akrab dan berjabat tangan usai pertemuan.

Jakarta l badilag.net

Ditjen Badilag Mahkamah Agung makin serius menjajaki kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab di Indonesia (LIPIA). Untuk keperluan itu, Selasa (15/6/2010), Dirjen Badilag Wahyu Widiana menemui Direktur LIPIA, Dr. Abdullah bin Hubai al-Sulami, di kampus LIPIA, Pejaten, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, Dirjen Badilag menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Arab sangat penting bagi hakim peradilan agama. “Bahkan salah satu syarat agar bisa lulus ujian hakim adalah bisa membaca kitab berbahasa Arab,” ujarnya.

Pentingnya bahasa Arab bagi hakim agama disebabkan hukum yang diterapkan di peradilan agama pada dasarnya adalah hukum Islam. Tidak mungkin, kata Dirjen Badilag, seorang hakim dapat menguasai hukum Islam dengan baik tanpa memiliki kemampuan berbahasa Arab yang baik.


 

Dengan latar belakang seperti itu, Ditjen Badilag selalu berupaya meningkatkan kemampuan berbahasa Arab warga peradilan agama. Saat ini, ada dua strategi yang telah berjalan. Yakni mendirikan website berbahasa Arab dan menggelar diskusi bulanan dengan memakai bahasa yang sama.

“Kami ingin suatu ketika Yang Mulia Bapak Direktur berkenan memberikan materi dalam diskusi tersebut,” kata Wahyu Widiana.

Dirjen Badilag juga berharap ada kerja sama yang lebih konkrit antara dua lembaga ini. Kerja sama itu ditandai dengan MoU (Memory of Understanding), dengan fokus pengembangan bahasa Arab dan hukum Islam.

"Kami juga mohon adanya short course lanjutan mengenai hukum Islam dan ekonomi syariah di Universitas Imam Muhammad bin Saud di Riyadh, sebagaimana pernah dilaksanakan tahun lalu yang melibatkan 37 hakim," kata Dirjen Badilag.

Untuk keperluan ini, Ketua MA telah mengirim surat ke Rektor Universitas Imam Muhammad bin Saud, dan tembusannya diberikan kepada Dubes Arab Saudi dan Direktur LIPIA.

Selaku Direktur LIPIA, Dr Abdullah menyambut baik keinginan Dirjen Badilag. “Keduataan Besar kami sudah memberi lampu hijau,” ungkapnya.

Dia menegaskan, LIPIA dan beberapa cabangnya diharapkan dapat makin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi.

“Pemerintah Arab Saudi memberikan perhatian yang besar kepada Indonesia—negara muslim terbesar di dunia,” kata Dr Abdullah.

Sama-sama butuh

Sejak didirikan pada 1980-an, LIPIA  telah menghasilkan lebih dari sembilan ribu alumni. Mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Sebagian besar berkecimpung di dunia pendidikan, namun ada juga yang berkiprah sebagai hakim di pengadilan agama.

“Mereka bagus-bagus,” kata Dirjen Badilag.

Saat ini, LIPIA juga memiliki Fakultas Syariah. Mereka berencana memberi kesempatan kepada para mahasiswa semester akhir di fakultas ini untuk mengunjungi PA-PA di Jakarta. “Kami ingin melihat langsung pengadilan,” kata Dr Zed al-Kurun, seorang Ketua Jurusan di Fakultas Syariah LIPIA.

Lebih jauh, dia mengatakan, pihaknya ingin mendapat informasi yang lebih detil mengenai persyaratan menjadi hakim peradilan agama. Informasi tersebut akan disampaikannya kepada para mahasiswa.

“Kalau MA berkenan, kami akan mencalonkan lulusan-lulusan terbaik,” Dr Zed menegaskan.

 Dirjen Badilag mengaku senang dengan respon positif yang diberikan pihak LIPIA. Ke depan, pihaknya berharap kerja sama ini bisa diwujudkan dalam kerangka kerja yang lebih konkrit.

“Kami akan sampaikan ke pimpinan MA, dan saya yakin akan menyambutnya dengan baik,” pungkasnya.

(hermansyah)

Last Updated ( Thursday, 17 June 2010 )
 
< Prev   Next >
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut anda website ini ?
 
Jadwal Sidang
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
Google Weather
Statistics
Members: 31
News: 153
Web Links: 49
Ramalan Cuaca
sumber: bmg.go.id
Berita Baru
FOKUS KEGIATAN PA NABIRE
Search